“BUNDA”
- wwwnuresia
- 11 Mar 2016
- 1 menit membaca
Diperbarui: 21 Feb
Dimalam yang kelam; Ku duduk menatap awang-awang. Kucoba mencari bayangan; Bayang bunda seorang.
Bunda… Jika aku mengingatmu; Tak terasa air mataku, Mengalir deras dipipiku.
Bunda… Aku sangat merindukanmu; Merindukan belaianmu. Kasih sayang yang telah lama tak kurasakan.
Bunda… Ingin rasanya hatiku Menjerit memanggilmu; dan segera bertemu, serta memelukmu.
Tapi… Kini aku hanya bisa termenung dan berdo’a; semoga Tuhan yang maha kuasa, selalu melindungi bunda.
Karya: Alma’rifati






Komentar