Puasa
- wwwnuresia
- 29 Mei 2017
- 1 menit membaca
Ketika selesai perang badar rosululloh SAW bersabdah:”makhroja jihadul asghor ila min jihadul akbar” artinya: kita keluar dari jihad kecil menuju jihad besar. Para sahabatpun gaduh,perang badar sebesar itu,masih dibilang kecil oleh rosululloh,para sahabat bertanya-tanya,masih adakah perang yang lebih besar dari itu,para sahabatpun bertanya”wa ma jihadul akbar ya rosulullah?” apa jihad besar itu ya rosululloh?.rosululloh menjawab”jihadun nafsi” perang melawan hawa nafsunya. Kepada pembaca sekalian. Hakekatnya puasa adalah jihad melawan hawa nafsu kita,yang Allah SWT perintahkan kepada kita khusus untukNya,semua amal ibadah dari kita dan untuk kita,hanya puasa saja yang dari kita untuk Allah,maka dari itu sah tidak puasa seseorang hanya Allah dan yang berpuasa itu sendiri yang tahu, dan diterima tidaknya serta kebaikan puasa seseorang hanya Allah sendiri yang tahu,dan yang akan membalasnya.

Allah menciptakan manusia untuk menjadi kholifah {pemimpin}di muka bumi,maka sebelum memimpin di bumi ini,maka kita harus belajar memimpin alam jagad diri kita, memimpin makhluk yang ada dalam diri kita,karena apa-apa yang kita lakukan akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah SWT. Dengan puasa ini kita berusaha menaklukan hawa nafu dan semua yang ada dalam diri kita dan berusaha untuk mengaturnya. Pembaca yang budiman akhir kata,marilah dibulan romadhon ini, kita kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,dengan menjalankan segala perintahNya,dan menjauhi segala laranganNya.dan semoga amal ibadah puasa kita diterima Allah SWT. SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1438H ttd Syh Muhammad Nur Al-Achadiyyatillah A.A






Komentar